Banyak Pemain Madura United Dipanggil Timnas Indonesia, Rasiman Sebut Tak Adil
Madura United menjadi salah satu klub yang menyumbangkan banyak pemain untuk timnas Indonesia, baik itu senior atau pun level U-22, untuk pemusatan latihan dan Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Tercatat ada Alberto Goncalves, Ridho Djazulie, Zulfiandi, Andik Vermansah, Alberto Goncalves (timnas senior) dan gelandang muda Syahrian Abimanyu yang dipanggil untuk timnas U-22.
Rasiman selaku pelatih tentu harus putar otak dengan banyaknya pasukan yang harus memenuhi panggilan negara. Apalagi Laskar Sape Kerrab akan menjamu Persib Bandung, 5 Oktober nanti.
Ayah dari Abimanyu itu sebenarnya sangat mendukung, namun ia juga tak memungkiri bahwa pemanggilan timnas kadang terasa tidak adil, dan bisa membuat klub pemilik si pemain merugi.
“Bagi saya, kompetisi yang bagus seharusnya menghasilkan timnas yang bagus. Kami semua profesional,” ungkap pelatih asal Banjarnegara ini.
“Banyaknya pemain yang dipanggil tentu merugikan tim. Musim lalu bahkan lebih parah. Tim-tim seperti Sriwijaya dan Mitra Kukar harus rela melepas pemain kuncinya ke timnas di saat kompetisi berlangsung. Hasilnya apa? Tim-tim itu terdegradasi.”
“Ini sangat tidak adil. Siapa yang salah dalam hal ini? Sebagai pelatih saya tidak bisa berpendapat. Intinya, kompetisi harus lebih fair, sebab muara dari kompetisi adalah tim nasional.”